Breaking

Monday, September 16, 2013

Rusa Istana Bogor

Ke Bogor,tapi belum lihat Rusa Istana bogor? Berarti kamu belum resmi datang ke Bogor. Dan memang cukup aneh kalau kamu ke kota Bogor tapi belum melihat rusa penghuni istana ini. Kenapa aneh? Karena istana Bogor berada di tengah-tengah kota Bogor, disamping kebun raya.

Jika datang dari bandara Soekarno-Hatta, Damri akan berhenti di depan Botany Square samping IPB Baranangsiang. Dari Botani square ini kamu perlu jalan sekitar 2,5 km, mengelilingi setengah keliling KRB.

Kalau kamu datang dari Jakarta menggunakan KRL, berjalan 350 meter (5 menit) kamu akan segera melihat rusa-rusa tersebut (paling mudah kamu bisa lihat petanya di map.google.com :D).  Biasanya hewan-hewan ini sedang bersantai di bawah pohon-pohon tua di halaman istana atau sedang mengunyah daun yang diberikan pengunjung hampir setiap hari datang untuk melihat rusa-rusa tersebut.

Staf ptotokoler istana Bogor mengatakan bahwa rusa-rusa tersebut pertama kali didatangkan dari Nepal pada tahun 1808 oleh Gubernur Jenderal Belanda yang memimpin saat itu. Tujuannya sebagai penghias halaman Istana Bogor yang dulunya merupakan tempat peristirahatan 38 Gubernur Jenderal Belanda. Awalnya rusa-rusa tersebut hanya berjumlah 6 ekor, sekarang setelah 200 tahun jumlahnya telah mencapai 860 ekor.

Pengunjung biasanya hanya melihat dari luar pagar istana, memberi rusa-rusa tersebut wortel, kacang, atau apa saja yang bisa dimanakan. Sebenarnya ini tidak baik, tapi siapa yang mau mencegah pengunjunga ini setiap hari dan setiap waktu.

Sebenarnya kita bisa saja masuk ke dalam kawasan istana, melihat-lihat dan berjalan-jalan di halaman diantara rusa-rusa tersebut, tetapi kita harus datang berombongan dengan terlebih dahulu meminta izin kepada Sekretaris Negara melalui Kepala Rumah Tangga Kepresidenan.

Ada satu hal yang unik dari rusa-rusa tersebut, yakni kebiasaan makan. Cara makan rusa berbeda dengan kambing atau sapi seperti yang kita ketahui, mereka akan menggigit rumput, mencabutnya dari tanah, baru kemudian memotong bagian yang mereka sukai. Buktinya dapat kamu lihat di halaman istana dimana banyak terdapat akan-akar rumput bertebaran diatas tanah yang tampak gembur.

Karena kebiasaan makan yang unik ini, kemampuan halaman istana untuk mendukung kehidupan rusa semakin terbatas. Karena tercerabut, rumput membutuhkan waktu yang lebih lama untuk tumbuh lagi menutupi tanah dan menjadi makanan bagi rusa-rusa tersebut. Terkait dengan hal tersebut, pengelola istana membuat kebijakan untuk menyumbangkan rusa istana bagi yang berminat. Jika kamu berminat, syaratnya adalah menyediakan tempat yang sesuai untuk rusa-rusa tersebut. Yaitu halaman atau tanah yang luas dengan persediaan rumput yang memadai untuk rusa tersebut.

No comments:

Post a Comment

Adbox