Breaking

Wednesday, March 12, 2014

Cara Belanja Ramah Lingkungan

Belanja adalah hal utama yang membuat kita membuat sampah atau polusi untuk lingkungan kita dan menjadikan kita orang yang tidak ramah lingkungan, tidak percaya? Saat Anda membeli barang hampir selalu  menggunakan plastik untuk membungkusnya.
Coba ingat-ingat, dari semua barang yang pernah Anda beli, berapa barang yang tidak bersisa, sabun, shampo, sayur, ikan, apa saja, adakah yang tidak bersisa? Industri modern memang mempengaruhi prilaku kita dalam berinteraksi dengan lingkungan, kami tidak bermaksud menyalahkan industri, karena kitalah yang harus bertanggung jawab atas prilaku kita sendiri.

Agar prilaku kita tidak menjadikan kondisi lingkungan semakin buruk, maka ada yang harus kita rubah dari prilaku kita dalam berbelanja. Bukan berarti sikap ramah lingkungan menjadikan kita tidak boleh belanja, tetapi kita dapat menyesuaikan beberapa hal yang ringan dan mudah untuk dilakukan. Diantara beberapa hal tersebut adalah sebagai berikut:

1. Bawa kantong belanja sendiri, beberapa tahun yang lalu banyak ibu-ibu rumah tangga yang membawa sendiri keranjang belanjanya. Mungkin saat ini masih banyak juga yang melakukan hal serupa, walaupun kadang masih juga menggunakan kantong kresek, namun membawa keranjang belanja tetap dapat mengurangi penggunaan kantong. Kita juga bisa menerapkan kebiasaan membawa kantong sendiri saat berbelanja ke swalayan, cara ini sangat efektif mengurangi polusi plastik di lingkungan.

2. Membeli sesuai kebutuhan, bukan keinginan, seringkali orang berbelanja dengan memperturutkan keinginannya, entah karena korban iklan atau karena korban diskon. Belanja yang hanya memperturutkan keinginan tentu saja beresiko pemborosan pengeluaran, selanjutnya barang tersebut bisa jadi hanya memenuhi ruangan di rumah Anda tanpa manfaat yang berarti hingga akhirnya dibuang dan menambah sampah di lingkungan.

3. Belanja sejarang mungkin, sejarang mungkin yang kami maksud adalah belanja dengan membeli barang kebutuhan langsung untuk jangka waktu yang panjang, misalnya belanja untuk persediaa belanja sebulan. Kebiasaan ini dapat membantu menghemat waktu yang biasanya Anda habiskan di pasar atau supermarket. Anda dapat mengurangi jumlah karbon yang lepas ke lingkungan saat menuju ke pasar atau supermarket.

4. Membeli barang dengan kemasan besar, misalnya Anda memiliki pilihan untuk membeli sabun cair kemasan sachet, kemasan 450 ml, atau 1 liter, belilah yang paling besar. Membeli kemasan besar akan menghasilkan lebih sedikit plastik yang dibuang. Membeli barang dengan ukuran yang lebih besar hampir selalu lebih murah dari pada membeli yang ukuran kecil jika dikumpulkan dengan ukuran yang sama (kemasan 1 liter lebih murah daripada kemasan 100 ml sebanyak 10 kemasan).

5. Membeli barang isi ulang, masukkan pertimbangan ini saat berbelanja. Banyak merek-merek toiletirs yang menyediakan kemasan isi ulang, dengan membeli barang isi ulang Anda akan mengurangi plastik kaku (kemasan botol) ke lingkungan. Harganya juga akan lebih murah.

Demikianlah beberapa prilaku belanja ramah lingkungan yang menurut kami perlu dijadikan kebiasaan untuk menjaga lingkungan kita lebih bersih dari sampah-sampah. Jika Anda punya masukan atau tambahan, silahkan tuliskan di kolom komentar dibawah.

Semoga dapat diterapkan oleh pembaca sekalian, terimakasih atas waktunya untuk datang dan 'nongkrong' di blog ini.

Kredit gambar:
www.igreenspot.com

No comments:

Post a Comment