Breaking

Wednesday, March 19, 2014

Green Technology untuk Rumah Anda

Banyak cara yang dapat kita lakukan untuk mengurangi kecepatan kerusakan lingkungan kita, salah satu yang paling efektif adalah dengan menghemat energi. Hemat energi bisa kita lakukan dimana saja, namun satu tempat yang seharusnya menjadi awal kita untuk menjadi orang yang ramah lingkungan adalah rumah kita sendiri. Bagaimana cara berhemat energi dirumah sendiri?
Ada banyak sekali sebenarnya, tapi kali ini kita hanya akan membahas tentang berhemat energi untuk penerangan rumah. Berikut adalah uraian singkatnya:

1. Lampu LED (Light Emitting Diode)
Lampu LED adalah teknologi ramah lingkungan yang sangat terkenal dalam gerakan ramah lingkungan. Teknologi penerangan ini adalah yang paling efisien dan terus dikembangkan dan ditingkatkan kualitasnya. LED adalah solusi yang sempurna untuk penerangan lampu rumah yang hemat energi dan tahan lama. Salah satu perusahaan pembuat lampu jenis ini bahkan mengklaim lampu buatan mereka 10 kali lebih hemat energi dan 25 lebih tahan lama dibandingkan lampu yang digunakan pada masa lalu. Lampu LED memang dikenal tergolong lampu yang mahal, namun kabar baiknya, seiring dengan peningkatan tekonologi dan produksi yang massal, lampu LED mengalami penurunan harga. Hal ini tentu menguntungkan kita dan gerakan pelestarian lingkungan.

2. Lampu CFL (Compact Fluorescent Lamps)
Lampu CFL memang tidak seterkenal LED, tapi lampu ini bisa menjadi salah satu alternatif bagi Anda yang ingin berhemat energi di rumah. Kebanyakan orang yang menggunakan lampu CFL dikarenakan bentuk lampu ini yang unik. Pada banyak kasus, penggunaan lampu ini bisa mengembalikan modal setelah 9 bulan pemakaian, setelah itu penggunanya bisa menghemat uang dengan penggunaannya. Lampu CFl dapat menghemat energi hingga 75% dan 10 kali lebih tahan lama daripada bola lampu biasa. Namun perlu diingat bahwa semua jenis lampu Fluorescent mengandung mercury walaupun dalam jumlah yang sangat kecil, karena itu harus didaur ualng dan tidak dibuang sembarangan.

3. Panel Surya
Beberapa tahun lalu teknologi ini memang tergolong sangat mahal, namun seperti halnya LED, teknologi panel surya juga mengalami penurunan harga. Semakin banyak rumah yang menggunakan panel surya. Di Indonesia, penggunaan panel surya tentu akan sangat membantu menghindari ketergantungan kita ke perusahaan negara yang menjadi satu-satunya penyedia energi listrik. Pada awal penggunaannya, panel surya memang akan menyedot keuangan kita secara signifikan, namun secara jangka panjang, teknologi ini terbukti lebih murah dari pada membeli listrik yang terkadang "byar pet" dan beresiko merusak peralatan elektronik dirumah kita. Penggunaan panel surya biasanya berpasangan dengan lampu LED, karena lampu LED tidak memerlukan energi yang banyak seperti lampu konvensional.

Demikianlah tiga teknologi ramah lingkungan yang dapat kita terapkan di rumah agar rumah kita  menjadi rumah yang lingkungan. Selain penggunaan teknologi tersebut, ada banyak cara yang bisa kita lakukan untuk ikut berpartisipasi dalam menjaga lingkungan seperti berbelanja secara ramah lingkungan, melakukan reduce dan recycle, menanam pohon, dan banyak cara-cara lainnya.

Sumber:
Kredit gambar:


No comments:

Post a Comment

Adbox