Breaking

Saturday, March 31, 2012

Kenapa BBM tidak jadi naik?

Kericuhan yang terjadi di gedung DPR merupakan pertarungan kepentingan politik masing-masing partai, bahkan masing-masing orang.  Keputusan menunda kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) merupakan keputusan yang paling tepat yang diambil oleh orang-orang yang disebut sebagai wakil rakyat.  Ada beberapa alasan yang mungkin melatar belakangi kenapa harga BBM tidak jadi naik, yaitu:
  1. Meningkatkan pamor partai, sebagai rakyat yang bisa berpikir dan tidak bodoh (hanya sabar), pasti terbersit dipikiran kita bahwa ketidaksetujuan DPR terhadap kenaikan harga BBM adalah salah satu cara meraih kembali kepercayaan masyarakat yang terus menerus di suguhi drama masalah hukum yang tidak kunjung selesai.  Kejadian ini dapat dimanfaatkan baik oleh partai yang berkuasa, pengikut yang berkuasa, maupun oposisi.
  2. Pembatalan kenaikan BBM juga bisa untuk menenggelamkan kasus-kasus yang menyeret banyak nama anggota dewan tersebut kebalik jeruji besi.  Cara-seperti ini sudah sering kita lihat, yaitu menenggelamkan kasus korupsi dengan sesuatu yang dapat menjadi pusat perhatian, beberapa contoh dimasa lalu seperti kasus teroris, saat bosan dengan kasus teroris kita disuguhi atraksi polisi yang bernyanyi lagu India, dan sekarang, isu kenaikan BBM yang langsung menaikkan harga barang-barang di pasar walaupun BBM-nya tidak jadi naik.

  3. Mencegah Kerusuhan, kita semua pasti masih ingat dengan kejadian kerusuhan besar 97-98 yang diawali demonstrasi mahasiswa.  Kerusuhan tersebut dilatar belakangi ketidakpuasan rakyat terhadap kondisi ekonomi yang sangat parah.  Kerusuhan tersebut menghasilkan reformasi (walaupun menggantung) yang berhasil menurunkan Soeharto secara tidak hormat (walaupun beliau mengundurkan diri).  Tentu pemerintah yang berkuasa saat ini tidak ingin kejadian yang sama terjadi pada mereka.  Karena itu lebih baik menunda kenaikan tersebut.

  4. Memikirkan rakyat kecil, ini adalah alasan yang mungkin kita harapkan dari hati nurani anggota dewan (mudah-mudahan masih banyak yang punya nurani).  Melihat kondisi rakyat saat ini, memang sudah sepantasnya mereka menunda kenaikan BBM yang hanya akan semakin menyiksa rakyat yang berada dibawah garis kesejahteraan, yang jumlahnya semakin banyak pada hari ini.  Walaupun alasan ini mungkin tipis berada di nurani mereka, tidak ada salahnya berharap dan berdoa kepada Yang Maha Kuasa.

No comments:

Post a Comment