Breaking

Sunday, September 30, 2012

Minum Air Kebanyakan Bikin Mati?

Baru sampai dirumah langsung buka facebook dan membaca status teman, " dunia maya dunia penuh dengan kebohongan". Ternyata status itu seperti sambungan diskusi singkat saya dengan istri diatas motor saat pulang dari joging tadi pagi. Surfing di internet seringkali membawa saya untuk membaca artikel-artikel yang bersiweran di dunia maya tersebut. Kepada istri saya bercerita bahwa saya pernah membaca artikel tentang bahaya air minum bagi otak dan tentang minum dengan posisi berdiri.

Dengan sedikit background dari ilmu biologi, saya masih dapat berpikir tentang benarkah apa yang diceritakan oleh artikel-artikel kesehatan tersebut? Bahkan saat ini semakin banyak artikel yang mulai membantah klaim-klaim tentang kesehatan sebelumnya, dan kalau semakin banyak kita membaca, bukan tidak mungkin kita akan semakin bingung mana yang benar.
Kali ini saya ingin sedikit membahas tentang berita-berita tersebut, khususnya yang terkait dengan air minum.
Minum air terlalu banyak akan menyebabkan pembengkakan sel otak, menurut penjelasan "mereka" ginjal yang menerima air terlalu banyak akan meneruskan air ke darah dan darah akan membawa air tersebut ke otak. Otak selanjutnya akan kelebihan air sehingga membengkak dan menekan tengkorak hingga bisa menyebabkan kematian.  Benarkah demikian?
Dalam anatomi, terdapat penjelasan tentang urutan saluran pencernaan manusia. Dengan mempelajari anatomi dapat kita ketahui bahwa air yang kita minum akan mengalir dari mulut ke tenggorokan dan selanjutnya masuk kedalam lambung. Dari lambung air akan diteruskan kedalam usus halus, di usus halus ini sari makanan diserap dan demikian juga dengan air. Air yang tidak terserap akan diteruskan ke usus besar, didalam usus besar terjadi penyesuaian kadar air dalam feses (tinja). Jika feses terlalu cair maka air akan diserap dinding usus besar dan diteruskan ke pembuluh darah. Air dari usus besar dan usus halus inilah yang akan menuju ke ginjal dan atau ke seluruh tubuh. Dalam proses yang panjang tersebut (namun dapat merangsang pengeluaran urine dengan cepat) tubuh dapat mengatur volume air dalam tubuh kita, jadi tidak akan sampai terjadi pembengkakan di otak.
Kecuali kondisi badan kita sedang tidak sehat atau sakit, maka tubuh kita dapat secara otomatis mengurangi kadar air dalam darah hingga batas normal. Selain itu lambung kita juga dapat merespon saat air terlalu banyak masuk kedalamnya, lambung akan berkontraksi dan berusaha untuk mengelurkan air tersebut hingga kita akan mengalami muntah. Selanjutnya kita akan terhindar dari kondisi air berlebihan dalam tubuh. Uraian  tersebut sekaligus menjelaskan informasi yang mengatakan bahwa air yang diminum secara berdiri akan langsung di menglir ke kantong urine.

 

No comments:

Post a Comment

Adbox